Home > Nasional

Rektor IPB Menyoroti Peran Teknologi Pertanian dalam Menghadapi Tantangan Planet dan Krisis Iklim

Tantangan ganda tersebut mempengaruhi sektor pertanian di Indonesia, yang menjadi terkait erat dengan dampak perubahan iklim
Dok.ppid.menlhk.go.id
Dok.ppid.menlhk.go.id

TOPNEWS62.COM - Rektor IPB University, Prof. Arif Satria, menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan ganda terkait planet, yang bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat dan lembaga pendidikan. Dia menegaskan hal ini saat berbicara dalam Festival Pengendalian Lingkungan yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Rabu (24/4/2024).

Prof. Arif menjelaskan bagaimana tantangan ganda tersebut mempengaruhi sektor pertanian di Indonesia, yang menjadi terkait erat dengan dampak perubahan iklim. Dia mencatat bahwa pertanian bisa memengaruhi perubahan iklim melalui praktik seperti pemupukan yang tidak tepat, sementara juga rentan terhadap perubahan iklim, yang bisa mengakibatkan penurunan produktivitas nasional.

IPB University telah mengembangkan berbagai inovasi untuk mengatasi ancaman terhadap ketahanan pangan nasional, termasuk varietas tanaman yang tahan terhadap perubahan iklim, serta pengembangan teknologi bio imunisasi dan bio pestisida untuk mengurangi penggunaan bahan kimia dalam pertanian.

Dalam tanggapannya, Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK, Sigit Reliantoro, mengapresiasi kontribusi dari berbagai pihak dalam forum tersebut, termasuk Prof. Arif Satria. Dia menekankan bahwa Festival Pengendalian Lingkungan menjadi platform penting untuk berbagi pengetahuan dan merumuskan target-target untuk peningkatan kualitas lingkungan hidup dan pemulihan lingkungan, serta untuk memobilisasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan DPRD.

× Image