TOPNEWS62.COM, JAKARTA — Kamis (01/10/2026) Lansekap smartphone kelas menengah di Indonesia kembali riuh. Awal September 2026, TECNO secara resmi melepas flagship terbarunya: TECNO POVA 8 Pro 5G. Langkah ini seolah mempertegas peta persaingan—ponsel pintar yang dirancang untuk performa tinggi kini tidak harus tampil kaku, melainkan bisa mengawinkan estetika lifestyle kelas atas dengan efisiensi daya yang impresif.
- Filosofi Supercar dalam Genggaman
Hal pertama yang langsung mencuri perhatian adalah bahasa desainnya. Untuk varian standar, TECNO mengusung nuansa interstellar spaceship yang futuristik. Bagian panel belakang ditanami Alive Matrix Display—rangkaian 177 lampu LED dot-matrix yang mampu menyajikan lebih dari 49 pola pencahayaan dinamis untuk notifikasi, musik, hingga panggilan masuk.
Namun, kejutan sebenarnya ada pada Tonino Lamborghini Limited Edition. Hasil kolaborasi dengan merek lifestyle ikonis asal Italia ini memadukan warna hitam-merah khas arena balap, aksen mekanis Pulse Line, serta lambang shield Lamborghini berbalut finishing metallic. Elemen supercar ini bahkan merembet hingga ke dalam antarmuka OS, nada dering eksklusif, dan animasi booting.

- Arsitektur Dual Chipset: Pembagian Tugas yang Cerdas
Di sektor dapur pacu, TECNO tidak sekadar mengandalkan kekuatan mentah. Pendekatan yang diambil adalah Dual Chipset Architecture:
- MediaTek Dimensity 7400 Ultimate 5G: Fokus mengurus pemrosesan sistem utama, komputasi harian, dan konektivitas.
- TECNO P1 Graphic Chip: Menangani beban berat terkait frame rendering dan visual.
Dengan pembagian beban kerja ini, judul gim kompetitif seperti Mobile Legends dan PUBG sanggup digenjot hingga 144 FPS memanfaatkan teknologi frame interpolation. Sementara gim kelas berat seperti Genshin Impact mampu berjalan stabil di kisaran 90 FPS. Untuk menjaga kestabilan dalam sesi bermain jangka panjang, disematkan sistem pendingin 5K IceShield VC berkapasitas vapor chamber 5.000mm² dengan arsitektur pembuangan panas 9 lapis.
- Rekayasa Bodi Tipis dan Baterai Bertenaga
Satu pencapaian keteknikan yang patut diancungi jempol adalah rasio dimensi fisik terhadap kapasitas baterai. Kendati mengemas baterai monster 6.500 mAh, ketebalan bodi POVA 8 Pro 5G tetap terjaga ringkas di angka 7,39 mm.
Baterai ini diklaim mampu menyokong maraton gim hingga lebih dari 10 jam nonstop. Ketahanannya pun diproyeksikan tahan lama: daya tampung kesehatan baterai dijanjikan tetap berada di atas 80% walau telah melalui 2.000 siklus pengisian daya (kurang lebih setara 6 tahun pemakaian normal). Pengisian daya ditopang 45W SuperCharge lengkap dengan fitur Bypass Charging agar perangkat tetap aman dimainkan selagi terhubung ke pengisi daya.
- Layar Visual Tajam & Kamera Sony LYTIA
Guna mengimbangi performanya, sisi visual mengandalkan panel 1.5K HyperLux AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 144Hz serta tingkat kecerahan puncak hingga 4.500 nits. Fitur Wet & Oily Finger Touch Recognition 2.0 turut hadir agar layar tetap presisi meski jemari berminyak atau basah.
Pada sektor fotografi, sensor utama 50MP Sony LYTIA™ 700C bersenjata OIS (Optical Image Stabilization) dan ukuran sensor 1/1.56 inci siap mengeksekusi foto malam hari secara detail. Modul ini didampingi lensa ultra-wide 8MP serta kamera swafoto 13MP.
- Ketahanan Ekstrem dan Kecerdasan Buatan
Tak cuma cantik dan kencang, bodi ponsel ini dipersenjatai proteksi kelas berat: sertifikasi ketahanan jatuh SGS 5-Star, kaca Corning Gorilla Glass 7i, serta sertifikasi air dan debu hingga IP69K. Di sisi perangkat lunak, hadir fitur AI praktis seperti AI YouTube Summary, All-Scenario Noise Cancellation, hingga AI Health untuk pemindaian metrik kesehatan harian.
Harga dan Variasi
- Varian Standar (8GB/256GB): Rp5.999.000 (Arc White, Graphite Black, Tundra Green)
- Tonino Lamborghini Limited Edition: Rp6.299.000

Lebih dari Sekadar Ponsel Gaming: Menakar Sensasi Supercar di TECNO POVA 8 Pro 5G


