TOPNEWS62.COM, Jakarta – Menyambut Ramadhan 1447 H, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) meluncurkan program nasional bertema “Bahagia dengan Berzakat”. Kampanye ini bertujuan memperluas dampak sosial zakat sebagai instrumen penguatan solidaritas umat dan respons kemanusiaan.
BMH menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam mengurangi kesenjangan sosial serta membantu masyarakat yang terdampak krisis. Ramadhan dinilai sebagai momentum tepat untuk mengoptimalkan distribusi zakat secara terarah dan berkelanjutan.
Evaluasi Program Ramadhan 1446 H
Pada Ramadhan tahun sebelumnya, BMH mencatat sejumlah capaian:
- Penugasan 1.500 dai melalui program Sebar Da’i Ramadhan.
- Distribusi 15.158 mushaf Al-Qur’an dan 30 paket Al-Qur’an Braille.
- Penyaluran lebih dari 12 ribu paket zakat fitrah serta 15 ribu paket fidyah dan kafarat.
- Penyediaan 273 ribu paket buka puasa di dalam negeri serta bantuan untuk Palestina dan Suriah.
- Dukungan perlengkapan ibadah bagi ratusan masjid dan musholla.
Capaian tersebut menjadi pijakan penguatan program Ramadhan 1447 H.
Respons terhadap Bencana dan Konflik
Memasuki 2026, Indonesia menghadapi berbagai bencana alam yang berdampak pada jutaan warga. Ribuan rumah dan fasilitas pendidikan dilaporkan mengalami kerusakan.
Sebagai respons, BMH menghadirkan program “Bahagia Berbagi untuk Penyintas Bencana” yang menyasar wilayah terdampak di Sumatera, serta korban konflik kemanusiaan di Palestina dan Sudan.
Public Relations BMH Pusat, Imam Nawawi, menyatakan bahwa zakat harus hadir secara cepat dan tepat di wilayah krisis guna menjamin pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama Ramadhan.
Target Dampak Program
Program Ramadhan 1447 H difokuskan pada dua sasaran utama:
- Jangka pendek – memastikan kebutuhan dasar mustahik terpenuhi dan meringankan beban ekonomi selama bulan suci.
- Jangka panjang – memperkuat ketahanan sosial komunitas serta meningkatkan kapasitas ekonomi mustahik melalui pengurangan beban pengeluaran dasar.
Selain itu, aspek pemulihan psikologis dan penguatan spiritual turut menjadi perhatian melalui program dakwah dan pembangunan fasilitas ibadah.
Dengan kampanye “Bahagia dengan Berzakat”, BMH mengajak masyarakat menjadikan zakat sebagai bagian dari gerakan keadilan sosial yang inklusif, sekaligus sarana menghadirkan kebahagiaan yang berdampak luas bagi umat dan kemanusiaan.


