
TOPNEWS62.COM, JAKARTA – Sabtu(22/11/2025) Diskusi Film dan Sastra yang membahas Kecerdasan Buatan (IA) oleh HSBI dan JSM di Duren Tiga tidak hanya berhenti pada perdebatan teknis. Acara yang dihadiri oleh tokoh-tokoh seperti Helvy Tiana Rossa (Ketua Bidang Sastra HSBI) ini ditutup dengan sebuah sesi yang menegaskan superioritas "rasa" manusia: pembacaan puisi.
Ketika Hanny Mustofa, praktisi film, mengajak seniman untuk 'menyetubuhi' teknologi, dan Riri Satria, pakar IT, mengingatkan bahwa AI adalah "produk engineering tanpa rasa," sesi puisi ini menjadi penutup yang puitis. Pembacaan puisi oleh sastrawan JSM seperti Rommy Sastra dan pengurus HSBI seperti Helvy Tiana Rossa dan Nike Fenty, seolah menjadi jawaban visual dan auditif atas pertanyaan: Apa yang tidak bisa digantikan oleh AI? Jawabannya adalah emosi, pengalaman batin, dan estetika yang murni manusia.

Para pelaku seni, mulai dari pelukis, pemusik, hingga penyair, nampak sangat interaktif, membuktikan bahwa tema AI adalah isu yang menyentuh inti profesi mereka. Kehadiran tokoh seperti Uyung Mahagenta (Ketua Bidang Musik HSBI) semakin memperluas dimensi diskusi. Sesi puisi, yang "menghadirkan" rasa dan kemanusiaan melalui diksi dan intonasi, menjadi penegas akhir. Kecerdasan Buatan mungkin bisa menciptakan teks atau gambar, tetapi ia belum bisa menciptakan karya yang bergetar dan mampu menggerakkan jiwa layaknya puisi yang dibacakan manusia. Inilah kekuatan yang harus diatur dan dimaksimalkan oleh seniman di masa depan.
Acara yang berlangsung dari jam 13.40 berakhir 16.00 dihadiri oleh Ketua Bidang Sastra HSBI Helvy Tiana Rossa, Uyung Mahagenta Ketua Bidang Musik HSBI, dan pengurus HSBI lainnya seperti Abdul Mujib, Nike, Ismail Lautan, dan Putra Gara yang menjadi moderator.

Acara tersebut juga ada sesi tanya jawab, dimana para peserta yang terdiri dari para pelaku seni seperti pelukis, sastrawan, pemusik, penyair, pelaku film, dan yang lainnya, nampak interaktif terkait dengan tema diskusi tersebut.
Selain itu ada pembacaan puisi dari JSM seperti Rommy Sastra, Nunung Noor El Niel, Erna Winarsih Wiyono, Khairani Piliang, Rissa Curtis, dan pengurus HSBI Helvy Tiana Rossa, Nike Fenty dan Doel Azhar.


