TOPNEWS62.COM, Komisi X DPR RI menegaskan bahwa kualitas data statistik memegang peran krusial dalam menentukan arah kebijakan pemerintah. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi X, MY Esti Wijayati, saat melakukan kunjungan kerja ke Badan Pusat Statistik di Palu, Sulawesi Tengah.
Menurut Esti, setiap program pembangunan harus disusun berdasarkan data yang valid agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar tepat sasaran.
Ia mencontohkan, dalam upaya pengentasan kemiskinan, pemerintah perlu memahami secara detail lokasi, kondisi pekerjaan masyarakat, serta tingkat pengangguran di suatu wilayah sebelum menentukan langkah intervensi.
Tak hanya itu, sektor pendidikan juga memerlukan pendekatan berbasis data. Pemerintah harus mampu memetakan indikator seperti rata-rata lama sekolah, harapan lama sekolah, hingga Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di setiap daerah.
“Dengan data tersebut, pemerintah bisa menentukan daerah mana yang membutuhkan perhatian lebih dan kebijakan seperti apa yang paling efektif,” jelasnya.
Namun demikian, Esti menilai masih terdapat tantangan dalam pemanfaatan data di tingkat daerah. Ia menyebut, belum semua pemerintah daerah memiliki pemahaman yang memadai tentang pentingnya data dalam proses perencanaan kebijakan.
Oleh karena itu, Komisi X DPR RI mendorong peningkatan literasi data bagi pemerintah daerah serta memastikan akurasi data yang dihasilkan oleh berbagai pihak, termasuk BPS dan perguruan tinggi.
Esti menegaskan, data yang akurat akan berdampak langsung pada keberhasilan program pemerintah, termasuk dalam penyaluran bantuan sosial.
“Jika datanya tepat, maka program tidak akan meleset dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.


