TOPNEWS62.COM, TANGERANG — Transformasi digital di lingkungan parlemen terus diperkuat. Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melalui Sekretariat Jenderal menggelar Workshop Media Sosial bertema “Membangun Konten yang Efektif dan Berdampak”. Kegiatan ini diikuti puluhan pegawai dari Bagian Media Cetak dan Media Sosial sebagai bagian dari penguatan kapasitas komunikasi kelembagaan.
Workshop dibuka oleh Kepala Biro Pemberitaan Setjen DPR RI, Najib Ibrahim, yang menekankan pentingnya budaya belajar berkelanjutan di tengah derasnya perkembangan teknologi informasi.
“Di dunia media, kita tidak boleh berhenti belajar. Pengetahuan yang diperoleh harus dipraktikkan agar terus berkembang,” ujar Najib saat membuka kegiatan di Tangerang, Jumat (27/2/2026).
Pelatihan menghadirkan narasumber dari Andalus Creative serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), dengan fokus pada penguatan kemampuan produksi konten secara menyeluruh. Materi yang diberikan mencakup perencanaan konten, teknik pengambilan gambar dan video, penulisan naskah, proses editing, hingga publikasi berbasis perangkat mobile.
Menurut Najib, penguasaan proses produksi secara end-to-end menjadi kebutuhan strategis agar informasi mengenai kegiatan dan kinerja DPR RI dapat tersampaikan secara cepat, akurat, dan menarik tanpa meninggalkan kaidah jurnalistik.
“Kita harus kreatif, tetapi tetap menjaga marwah lembaga. Informasi harus cepat, namun tidak boleh keluar dari koridor jurnalistik dan narasi institusi,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi perangkat dan infrastruktur yang telah disediakan pimpinan Setjen DPR RI. Dengan dukungan teknologi yang memadai, diharapkan kualitas konten media sosial DPR semakin profesional dan mampu menjangkau publik lebih luas.
Tak hanya soal teknis, Najib mengingatkan pentingnya soliditas tim internal dalam mendukung penguatan media sosial lembaga. Ia menegaskan bahwa partisipasi internal menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan dan jangkauan publikasi.
Workshop yang berlangsung hingga sore hari tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas komunikasi digital DPR RI agar semakin efektif, informatif, dan berdampak bagi masyarakat.


