Puan Maharani: 2026 Harus Jadi Titik Balik Penguatan Gotong Royong Bangsa

Puan Maharani: 2026 Harus Jadi Titik Balik Penguatan Gotong Royong Bangsa

TOPNEW62.COM, Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani secara resmi membuka Rapat Paripurna DPR RI Ke-11 yang menandai dimulainya Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026, Selasa (13/1/2026). Rapat digelar di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Dalam pidato pembukaannya, Puan menegaskan bahwa tahun 2026 harus dimaknai sebagai momentum penting untuk memperkuat gotong royong dan solidaritas nasional. Ia menekankan komitmen DPR RI untuk bekerja lebih sungguh-sungguh dalam menjawab harapan rakyat, khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Puan, semangat tahun baru perlu diiringi dengan kepedulian sosial dan empati terhadap kondisi bangsa. Nilai kebersamaan, lanjutnya, menjadi kunci agar Indonesia dapat bangkit dan melangkah menuju masa depan yang lebih baik.

“Tahun 2026 kita maknai sebagai momentum untuk meneguhkan solidaritas, memperkuat nilai gotong royong, serta menumbuhkan kepedulian sosial. Dengan semangat itu, kita bangkit bersama demi Indonesia yang lebih baik,” ujar Puan di hadapan anggota dewan.

Pada kesempatan tersebut, Puan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota DPR RI yang telah menyelesaikan masa reses di daerah pemilihan masing-masing. Ia mengingatkan bahwa aspirasi masyarakat yang dihimpun selama reses harus ditindaklanjuti secara nyata melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan DPR RI.

Ia menegaskan, suara rakyat yang disampaikan kepada para wakilnya merupakan amanah konstitusional yang harus diperjuangkan dalam setiap proses pengambilan kebijakan di parlemen.

Selain itu, Puan turut menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada anggota DPR RI dan masyarakat yang merayakan, serta Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh rakyat Indonesia. Namun, ia mengingatkan bahwa perayaan tersebut berlangsung di tengah keprihatinan nasional akibat bencana alam yang melanda sejumlah daerah.

Menurut Puan, kondisi tersebut menuntut seluruh elemen bangsa untuk merayakan dengan kesederhanaan, sekaligus memperkuat empati dan kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit.

“Situasi ini mengajak kita untuk memiliki kepekaan sosial dan rasa solidaritas yang lebih dalam terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” tuturnya.

Menutup pidatonya, Puan mengajak seluruh anggota DPR RI untuk menjalankan tugas konstitusional dengan penuh tanggung jawab dan amanah. Ia berharap seluruh kerja parlemen benar-benar diarahkan untuk memperjuangkan kesejahteraan rakyat dan kepentingan bangsa.

“Selamat bekerja kepada seluruh anggota dewan. Mari kita jalankan fungsi kedaulatan rakyat ini dengan penuh tanggung jawab dan sebaik-baiknya,” pungkas Puan.